Image hosted by Photobucket.com



Thursday, December 29, 2005
SoapJunkie

Lima alasan mengapa kapitalis menjual krim pemutih (whitening cream) untuk anda:

 

  1. Karena anda berkulit gelap. Bila anda berkulit pucat atau putih seperti orang-orang di belahan eropa misalnya, kapitalis akan menjual krim yang dapat menjadikan kulit anda menjadi lebih gelap. Poinnya, kapitalis selalu berusaha membuat anda merasa ada yang salah dan nggak nyaman dengan diri anda. Perasaan tidak nyaman (insecure) ini menguntungkan kapitalis. Karena orang-orang yang tidak nyaman seperti ini biasanya akan sangat konsumtif, dan mengkonsumsi produk-produk seperti: mouth freshener, deodorant, pelindung tabir surya, dan bermacam-macam kosmetik.
  2. Kulit yang coklat atau gelap adalah seksi dan sensual (juga mengindikasikan kekayaan pigmen, orang-orang berkulit gelap biasanya berasal dari negara-negara tropis yang memiliki cahaya matahari berlimpah sepanjang tahun). Kapitalis nggak suka orang yang menyadari dirinya seksi atau sensual. Orang yang merasa nggak bermasalah dengan penampilan tubuhnya nggak akan mengeluarkan banyak uang untuk produk-produk kecantikan.
  3. Agar ada sebuah keseragaman kecantikan universal. Keseragaman seperti ini memudahkan mereka untuk mengendalikan anda. Mereka nggak perlu ngeluarin banyak uang untuk riset macam-macam bila keinginan orang-orang semakin seragam.
  4. Krim pemutih adalah satu dari sekian banyak hal nggak penting yang pernah diproduksi oleh kapitalis. Mereka tentunya sangat bangga bila berhasil meyakinkan orang untuk mengkonsumsi produk yang sebenarnya nggak penting, dan untuk ini para kapitalis memang layak mendapatkan Marketing Awards.
  5. Yang pasti apapun alasannya, anda akan mengeluarkan uang untuk membeli krim pemutih, dan kapitalis tentunya sangat senang dengan hal ini. :)

 

Jadi boys and gals, dari sekarang berhentilah membeli produk krim pemutih. Nggak ada gunanya. Nggak ada krim ajaib yang bisa menyulap kulit gelap menjadi putih atau kulit putih menjadi gelap. So, bila anda berkulit gelap bersukurlah, karena anda begitu seksi. :)


Posted at 01:42 pm by KlubSabun

TJ Sudirman
July 26, 2007   12:08 PM PDT
 
gw sempet mikir juga ttg hal yg satu ini. kalo kecantikan or yg bagus2 itu seolah2 ingin diseragamkan oleh pihak tertentu. tapi lo dgn bagusnya 'menyuarakan' hal yg satu ini. keren abizz!
buat mereka yg ga nyadar, it's time 4 u 2 change ur mind.
ga harus putih (dan langsing) utk menikmati hidup.
red
January 21, 2006   07:59 PM PST
 
hehe, sebagai seorang berkulit gelap (saya menolak kulit saya disebut hitam!), saya setuju bahwa dengan menjadi cantik, tidak harus berkulit putih!
sebagai seorang yang anti-pemikiran kapitalist, saya setuju juga bahwa tidak ada gunanya membeli produk2 yang mem-per-palsu diri!
Terima apa adanya aja deh. Just be yourself. kalo orang ga suka, it's their problem...
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry

KlubSabun adalah halte terbuka buat siapa aja, musafir cyber yg kesasar, cyberhippies, atau buat mereka yang terjangkit Post-HeartBreak Syndrom :)
KlubSabun adalah ruang kebersamaan, mirip kamar kost2an yang penghuninya menggunakan sabun yang sama, berbagi bau keringat, berbagi penyakit kulit..upss
KlubSabun adalah ruang sok serius, eclectic, kitsch, romantic, reumatic :D..so dont take it seriously dude ;)..enjoy it klubsabun@yahoo.com
   

<< December 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

'MusicMusicMusic'
Semua Album Bob Marley, Radiohead (Computer Ok, Kid A, Amnesiac), Capital Letter (Smoking My Ganja), Counting Crows (Recovering theSatellites, August and Everything After), Portishead (Sour Times, Glory Box dan semua..), Peter Tosh (Legalize It),U2 (Joshua Tree, Rattle and Hum), The Doors (Morrison Hotel, Strange Days, L.A. Woman), Blink 182 (Take off Your Pants and Jacket), Saint Germain (Tourist), Rolling Stones (Beast of Burden, Time is On My Side, Blues and Love Songs album), Rage Againts The Machine, Gorillaz, Moby (Porcelain, Natural Blues) Enigma, Nusrat Fatheh Ali Khan, Qawwali, Laurent Garnier, Massive Attack, The Police, Bjork, Sex Pistols, (Anarchy in the U.K), Zenzile, World Music, New Age.

'Buku Koncian'
Travels in Hyperreality – (Umberto Eco), Simulations – (Jean Baudrillard), Radical Street Performance – (Edited by Jan Cohen/Cruz), Culture Jamming – (Adbuster Media Foundation), The Philosophy of Punk – (Craig O'Harra), The Turning Point – (Fritjof Capra), Labirin – (Jose Luis Borgez), Sang Alkemis – (Paulo Coelho), Discipline and Punish, The Birth of the Prison – (Michel Foucault), Orientalism – (Edward Said) , The End of History and The Last Man – (Francis Fukuyama), Subculture (Dick Hebdige), Flower in The Dustbin, The Rise Of Rock N’ Roll – (James Miller), Pemberontak + Mite Sisifus (Albert Camus), Dan Brown (Da Vinci Code), Jaques Derrida, Franz Kafka, Pramudya Ananta Toer, Kurt Vonnegut, Jostein G, Milan Kundera, Nietzsche.

'Film Quotatium'
Orang yang pernah rusak adalah orang yang berbahaya, karena mereka tahu mereka bisa bertahan hidup; Juliette Binoche sebagai Anna Barton dalam Film Damage - 1992.
Hidup normal, minum Coca-cola dan Kentucky Fried Chicken, adalah konspirasi terhadap diri sendiri; Mel Gibson sebagai Jerry Fletcher dalam Conspiracy Theory.
Aku membuat dan menjual sabun; perlengkapan peradaban - Tyler Durden, Fight Club.(Special Quot for Klubsabun;p)


Free Escape
  • Antitext
  • Radiohead
  • Adbusters
  • Wooster Collective

    Pals
  • Kekasih Waktu
  • Miranda
  • Perca
  • Nyanyian Hujan
  • Anne
  • Kere Kemplu
  • Red-School of Thoughts
  • Jimbong
  • Ebonk
  • Hakuna Matata

  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



    rss feed